Siapa yang belum tahu Edcoustic ? kamu ? kamu belum tahu ? oke
aku beri tahu. Edcoustic = Eggie Deden beracoustic. Edcoustic ialah group Nasyid
yang beranggotakan 2 orang yakni Deded “Aden” Supriadi (vocalis) dan Eggie Gusthaman
(gitaris). Untuk info lebih lanjut silahkan Tanyakan kepada Mbah Google, atau search di youtube untuk menikmati karyanya, atau
follow akun twitternya @edcoustic, bisa juga like
fanspagenya Edcoustic terus tanya-tanya keadminnya deh, dan jangan lupa beli Albumnya. Yang asli looh !! karena
dengan membeli albumnya itu tandanya kita tak hanya mencintai dan menyukai
Edcoustic, tapi juga menghargai dan menghormati Edcoustic. Terutama Almarhum
Kang Aden.
Disini aku tak ingin membahas
sejarah ataupun asal-usul Edcoustic. Tapi, aku ingin menceritakan tentang Aku
dan Edcoustic.
Awalnya aku memang tak mengenal
nasyid sedikitpun, dan berawal dari Edcoustic aku mulai mengenal dan menyukai
Nasyid. Tak hanya Edcoustic, juga beberapa group nasyid lain.
Pertama kali aku kenal edcoustic
itu setelah mendengar lagunya yang bertajuk “Muhasabah Cinta” yang sedang
di-play oleh kakak sepupuku. Aku terkesima dan langsung klik. Aku langsung
bertanya padanya apa judulnya ? siapa penyanyinya ? lagu-lagunya apalagi ?.
Tanpa menunggu lama akupun langsung ngesearch lagu-lagunya dan aku download.
Memang awalnya aku mendownload lagu-lagunya, tapi akhirnya aku membeli semua
albumnya. Karena aku tak hanya menyukai Edcoustic, tapi juga menghargai dan
menghormati Edcoustic.
Tak hanya aku, kedua adik yang
masih duduk dibangku Sekolah Dasar juga suka. Adik perempuanku (11tahun) suka
dengan lagu Edcoustic yang berjudul “Coz I’m here for you” sedangkan adik
lelakiku (9tahun) suka dengan lagu “Pemuda Palestina”. Juga beberapa temanku
langsung suka setelah mendengar lagu Edcoustic. Dan banyak diantara mereka
menyukai lagu “Muhasabah Cinta”.
Kalau aku sendiri, favoritnya lagu
“Ku Pergi” tapi yang new version yang ada di album ke-4. Eh tapi disetiap
albumnya aku punya lagu favorit deh. Di album pertama yang bertajuk “Masa Muda”
aku like banget dengan lagu “Cinta Berkawan” lagu “Nantikanku Dibatas Waktu”
itu juga lumayan favorit. Hahaha. Lalu di album ke 2 “sepotong episode”
favoritku lagu “Aku Ingin MencintaiMu” tapi “Duhai Pendampingku” juga lumayan
favorit. Hehehe. Sedangkan di album ke 3 “Love” aku suka banget dengan lagu “Coz
I’m Here For You” eh ama lagu “Kau ditakdirkan untukku” juga suka banget. Dan
di album 4 “Ku pergi” favoritku lagu “Ku Pergi” dan lagu “Azalia 3” pun suka
pakai banget.
Benang merahnya tuh, disetiap album
edcoustic itu selalu diselipin Romantic Nasyid. Dan aku selalu suka dengan
lagu-lagu tersebut. Aku yakin, kamu pun pasti suka. Hayoo ngaku ??
Bicara tentang Edcoustic tak hanya tentang lagu dan kedua personilnya. Tapi juga
akan tentang Edfriends. Edfriends = Edcoustic Friends (Teman-teman Edcoustic). Endfriends ialah sebuah sebutan untuk
para pecinta Edcoustic. “Mereka bukan
sekedar fans, mereka itu teman” ucap Kang Eggie saat melaunching album 4 Ku
Pergi di Bekasi beberapa waktu lalu.
Aku kenal edcoustic waktu kelas 3
SMP, dan aku gabung dengan edfriends saat kelas 1 atau 2 SMK. Oiyaa, Edfriends
kan tersebar diberbagai daerah, nah disetiap daerah tersebut memiliki walikota
masing-masing. Dan aku tergabung dalam Edfriends Bekasi yang walikotanya adalah
Dewi atau akrab disapa Teh Dewi.
Edfriends bekasi selain aktif di group Whatsapp juga aktif diberbagai
kegiatan. Salah satunya adalah Pengajian Bulanan yang resmi launching 23
November 2014 lalu (tapi aku absen, hiks). Semoga dengan adanya Pengajian
Bulanan ini ukhuwah yang terjalin diantara kita semakin erat. Dan dapat
memberikan manfaat diantara kita. Aamiin.
Edcoustic = Edfriends. Dimana ada edcoustic disitu ada edfriend.
Pertama kali ikut kopdar Edcoustic
dan Edfriends bekasi aku tercengang, kok orangnya pada ramah-ramah banget.
Apalagi walkotnya, ramah banget. Kang Eggie dan Istri pun tak kalah ramah. Aah
intinya mereka ramah. Dari situ aku belajar satu hal, jadi orang harus ramah.
Rasanya baru saja aku kenal
edcoustic, tiba-tiba ada kabar mengejutkan yakni wafatnya Kang Aden (vocalis).
Aku terkejut dan nyaris tak percaya. Namun inilah hidup, dari tanah, diatas
tanah dan kembali lagi kedalam tanah. Dan bukankah Allah telah berfirman di
Qur’an Surat
Al-imran ayat 185. “Setiap yang bernyawa akan
merasakan kematian…..”. mungkin nanti, esok, atau lusa lah
giliran kita merasakan kematian.
Meski kini Kang Aden telah tiada,
namun karyanya tetap ada. Karyanya tak turut mati, malah mampu menginspirasi. Menginspirasi
bagaimana ? menginspirasi apa yang harus ku perbuat semasa hidupku.
Menginspirasi untuk terus berkarya, terus berusaha, terus mencoba sampai titik
darah penghabisan. Sempat terbesit dalam fikiranku, seperti apa aku dikenang
nanti jika telah tiada ??? apakah mereka masih bisa merasakan adanya diriku
meski sudah tiada ?? sesuatu apakah yang akan ku tinggalkan untuk mereka ??
Lagi-lagi Edcoustic menginspirasi.
“ima kimi wa inakunatta, Boku wa
nanimo ienai” - Kioku
Terimakasih
untuk Edcoustic yang telah banyak menginspirasi. Menginspirasi kami untuk “Berubah” menjadi “Remaja Peduli” kepada “Sejuta
Arif” diluar sana. Yang mengingatkan kami untuk “Jangan Bersedih” dan mengajarkan untuk tetap “Tegar” karena sebenarnya “Jalan
Masih Panjang”. Juga Mengajarkan supaya “Masa Muda” ini digunakan untuk terus berkarya.
Jika
sekarang kamu masih menyanyikan “Dia
Ditakdirkan untukmu”, maka bersabarlah, karena akan ada saatnya kamu
menyanyikan “Kau ditaktidrkan untukku”
saat bertemu dengan “Azalia”.
percayalah. :D
Terimakasih
juga untuk Edfriends yang telah merajut tali kasih ukhuwah islamiyah antara
kita. Semoga ukhuwah diantara kita semakin erat. Semoga makin banyak kegiatan
bermanfaat untuk semua yang dapat kita lakukan.
“Suratan
Tuhan kita disini, menapaki cerita bersama,
Cinta
berkawan karna sehati, dalam kasih Illahi”
- Cinta Berkawan -
Dy_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar