ini adalah salah satu puisi yang sangat aku suka. selamat membaca dan semoga kita sama-sama suka.
Seperti
angin membadai,
Kau
tak melihatnya
Tapi
kau merasakannya…
Merasakan
kerjanya
Saat
ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun
Atau
merangsang amuk gelombang di laut lepas
Atau
meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh
Di
kota metropolitan
Begitulah
cinta.
Ia
ditakdirkan jadi kata tanpa benda.
Tak
terlihat.
Hanya
terasa.
Tapi
dahsyat !!!
Seperti
banjir yang menderas
Kau
tak kuasa mencegahnya
Kau
hanya ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai
Menjamah
seluruh permukaan bumi
Menyeret
semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya
Dalam
sekejap, ia menguasai bumi
Dan
merengkuhnya dalam kelembutannya
Setelah
itu, ia kembali tenang
Seperti
seekor harimau kenyang yang terlelap tenang
Demikianlah
cinta
Ia
ditakdirkan jadi makna paling santun
Yang
menyimpan kekuatan besar.
(Anis Matta)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar